Menaker: Penguatan pengawasan ketenagakerjaan tambah peserta jamsos
Elshinta
Kamis, 23 Juni 2022 - 16:27 WIB |
Menaker: Penguatan pengawasan ketenagakerjaan tambah peserta jamsos
Menaker Ida Fauziyah (ANTARA/Ho-Kemnaker)

Elshinta.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan penguatan pengawas ketenagakerjaan diperlukan salah satunya untuk mendorong kepesertaan jaminan sosial pekerja dan mendorong pemerintah provinsi membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pengawasan ketenagakerjaan.

Dalam keterangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang diterima di Jakarta, Kamis, Menaker Ida menyampaikan bahwa hal itu dilakukan dengan mempertimbangkan beban kerja pengawasan ketenagakerjaan dalam penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan pengawasan ketenagakerjaan dalam hubungan industrial.

"Penguatan pengawasan ketenagakerjaan akan menambah kepesertaan jamsos," ujar Menaker Ida.

Berbicara dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI secara virtual dari Jakarta pada Rabu (22/6), dia menjelaskan salah satu dari tujuh tahap pengawasan yang dilakukan Ditjen Binwasnaker dan K3 Kemnaker yakni membentuk tim terpadu antara pengawas ketenagakerjaan pusat, pengawas ketenagakerjaan daerah dan tim BPJS untuk kepesertaan jaminan sosial.

Tahap lain dalam penguatan pengawasan ketenagakerjaan dalam penempatan PMI yakni bimbingan teknis virtual dan secara langsung kepada seluruh pengawas ketenagakerjaan di daerah dan Focus Group Discussion (FGD) untuk seluruh pengawas ketenagakerjaan terkait penerapan norma-norma ketenagakerjaan di perusahaan.

Langkah berikutnya adalah pendampingan kepada pengawas ketenagakerjaan daerah dalam pelaksanaan tugas pembinaan, pemeriksaan, pengujian maupun penyidikan tindak pidana ketenagakerjaan.

Selain itu, optimalisasi lainnya yakni memberikan penghargaan kepada pengawas ketenagakerjaan atas prestasi kerja dan sanksi atas ketidakpatuhan dalam pelaksanaan tugas serta memberikan alokasi dekonsentrasi untuk pelaksanaan tugas-tugas pengawasan ketenagakerjaan.

"Penguatan lainnya yaitu, membentuk tim terpadu antara pusat dan daerah untuk penanganan kasus-kasus yang urgent," kata Ida.

Dalam kesempatan tersebut, Menaker mengamini pernyataan pimpinan rapat kerja , Ketua Komisi IX DPR RI Felly Runtunewe, bahwa adanya kesenjangan jumlah pengawas ketenagakerjaan dengan jumlah obyek pengawasan, termasuk pengawasan terhadap PMI.

Ida juga mengakui adanya kebutuhan tenaga pengawas jauh lebih banyak dibandingkan ketersediaan pengawas. Apalagi jumlah penempatan PMI semakin hari terus bertambah.

"Tentu dibutuhkan kerja sama dengan Kementerian/Lembaga (K/L), Serikat Pekerja/Serikat Buruh, asosiasi pengusaha dan civil society organization (CSO) untuk meningkatkan kepatuhan terhadap norma ketenagakerjaan. Kedua, joint inspection sesuai dengan tugas dan fungsi serta kewenangan masing-masing K/L," ujarnya.

Terkait penempatan dan perlindungan PMI, ia menyebut ada dua pihak yang harus ditangani yaitu PMI sebagai korban apabila ditempatkan secara non-prosedural dan pihak yang menempatkan secara non-prosedural.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Tim SAR evakuasi 13 penumpang KM Karmila dari perairan Pulau Kambing
Jumat, 01 Juli 2022 - 11:25 WIB
Tim SAR mengevakuasi 13 penumpang KM Karmila, kapal yang mengalami kecelakaan di wilayah perairan Pu...
Rupiah Jumat pagi melemah 43 poin
Jumat, 01 Juli 2022 - 10:19 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 43 poin a...
BMKG prediksi cuaca Jakarta cerah pada Jumat
Jumat, 01 Juli 2022 - 09:46 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa cuaca Jakarta cerah pada Jumat...
BMKG prakirakan sebagian besar Indonesia cerah berawan Jumat
Jumat, 01 Juli 2022 - 09:10 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesi...
BMKG: Musim kemarau di NTB berlangsung normal
Jumat, 01 Juli 2022 - 08:23 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, curah hujan di wilayah NTB pada das...
Menhub lantik Dirjen Perhubungan Darat dan Laut yang baru
Kamis, 30 Juni 2022 - 23:45 WIB
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melantik Direktur Jenderal Perhubungan Darat dan Dire...
Bahlil resmikan pabrik rokok elektrik Rp1,12 triliun di Malang
Kamis, 30 Juni 2022 - 23:33 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menghadiri peresmi...
Pemkab Bogor dukung Program Isi Piringku demi tekan angka stunting
Kamis, 30 Juni 2022 - 23:21 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mendukung Program ...
Sebanyak 80 dokter Indonesia dilatih kendalikan robot bedah jarak jauh
Kamis, 30 Juni 2022 - 22:57 WIB
Sebanyak 80 dokter ahli bedah dari RSUP Dr Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan RSUP Dr Sardjito Yogyaka...
SDN Sriwedari Surakarta hanya punya satu murid baru akibat zonasi
Kamis, 30 Juni 2022 - 21:51 WIB
SDN Sriwedari No. 197 Surakarta, Jawa Tengah hanya mempunyai satu murid baru hasil penerimaan pesert...
InfodariAnda (IdA)