Presiden dorong kemitraan ASEAN-AS dalam penanganan perubahan iklim
Elshinta
Sabtu, 14 Mei 2022 - 09:55 WIB |
Presiden dorong kemitraan ASEAN-AS dalam penanganan perubahan iklim
Presiden RI Joko Widodo menghadiri pertemuan para pemimpin negara-negara ASEAN dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC, Jumat (13/5) waktu setempat. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev)

Elshinta.com - Presiden RI Joko Widodo mendorong terjalinnya kemitraan antara ASEAN-Amerika Serikat dalam penanganan perubahan iklim dunia.

Dalam pertemuan para pemimpin negara-negara ASEAN dengan Wakil Presiden AS Kamala Harris di Departemen Luar Negeri AS, Washington DC, Jumat (13/5) waktu setempat, Presiden Jokowi menyampaikan tiga poin penting terkait penanganan perubahan iklim.

“Pembiayaan iklim yang harus terpenuhi, kerja sama transisi energi diperkuat, dan investasi di ekonomi hijau harus ditingkatkan,” ujar Presiden dalam pertemuan yang khusus membahas isu perubahan iklim, transformasi energi bersih, dan infrastruktur yang berkelanjutan itu.

Terkait pembiayaan iklim, Presiden mendorong komitmen negara maju lainnya untuk memenuhi semua komitmennya dalam pencapaian NDC (Nationally Determined Contributions) secara global.

Menurut Presiden Jokowi, pada periode 2000-2019, ASEAN hanya memperoleh 56 miliar dolar atau sekitar 10 persen dari total dukungan pembiayaan iklim negara maju.

“Saya harus terus terang bahwa komitmen negara maju untuk implementasi isu pembiayaan iklim sangat rendah. Kondisi ini menjadi penghambat pencapaian NDC secara global,” jelas Presiden.

Selain itu, Presiden Jokowi mengatakan bahwa ASEAN berkomitmen meningkatkan proporsi energi baru terbarukan dari 14 persen pada 2018 menjadi 23 persen pada 2025.

"Upaya ini memerlukan investasi dan teknologi setidaknya 367 miliar dolar di sektor energi bersih. Di Indonesia, transisi energi delapan tahun ke depan membutuhkan 30 miliar dolar” kata Presiden Jokowi.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan potensi besar yang dimiliki Indonesia terkait transisi energi, yaitu potensi energi terbarukan sekitar 437 Gigawatt baik dari energi surya, bayu maupun panas bumi. Saat ini, pemanfaatan potensi energi terbarukan tersebut baru mencapai 0,3 persen dari total potensi.

“Indonesia juga miliki potensi besar sebagai hub pengembangan ekosistem kendaraan listrik di kawasan yang akan kita butuhkan 5 tahun ke depan," kata Presiden Jokowi.

Sementara itu terkait investasi ekonomi hijau, Presiden Jokowi mengungkapkan potensi peluang ekonomi yang besar dalam pengembangan ekonomi hijau.

Oleh karena itu diperlukan mekanisme yang mempertemukan tidak saja sektor pemerintah namun juga dunia usaha.

“Investasi di sektor infrastruktur hijau bisa menjadi unsur penting kolaborasi ASEAN-AS yang membutuhkan setidaknya 2 triliun dolar dalam 1 dekade mendatang," kata Presiden.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Utusan Khusus Presiden AS untuk Iklim John Kerry, Menteri Energi AS Jennifer M. Granholm, dan Menteri Transportasi AS Pete Buttigieg.

Turut mendampingi Presiden Jokowi yaitu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, sementara Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengikuti acara di ruangan terpisah.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Uni Eropa izinkan vaksin Vaxzevria sebagai `booster` COVID-19
Senin, 23 Mei 2022 - 21:07 WIB
Produsen obat AstraZeneca pada Senin mengatakan bahwa vaksin COVID-19 buatannya, Vaxzevria, diizinka...
Produsen obat usulkan tanggapan cepat pandemi bagi negara miskin
Senin, 23 Mei 2022 - 14:30 WIB
Para produsen obat global melobi negara-negara kaya untuk mendanai mekanisme pasokan yang akan secar...
Anthony Albanese dilantik menjadi PM Australia
Senin, 23 Mei 2022 - 13:35 WIB
Pemimpin Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Senin dilantik sebagai perdana menteri ke-31 Australia...
Tinjau dapur katering di Madinah, Menag: Ada juru masak dan bahan baku Indonesia
Senin, 23 Mei 2022 - 12:01 WIB
Hari kelima kunjungan kerja ke Arab Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas meninjau kesiap...
Rusia gempur wilayah Donbas dan Mykolaiv di Ukraina
Minggu, 22 Mei 2022 - 20:10 WIB
Pasukan Rusia menggempur tentara Ukraina dengan serangan udara dan artileri di wilayah timur dan sel...
Huawei bedah peluang ekonomi di kawasan Asia Pasifik
Minggu, 22 Mei 2022 - 10:01 WIB
Hari kedua gelaran Huawei Asia Pacific Digital Innovation Congress 2022 ditandai dengan sesi diskusi...
KJRI promosi tempe di New York
Minggu, 22 Mei 2022 - 08:15 WIB
Konsulat Jenderal RI di New York telah mempromosikan tempe di kota itu sebagai bagian kolaborasi den...
Rumah Indonesia resmi dibuka di Paris
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:29 WIB
Rumah Indonesia atau La Maison De L’Indonesie (LMDI) resmi dibuka pada Rabu (18/5) di Paris, Pranc...
Militer Rusia klaim hancurkan pasokan senjata Barat di Ukraina
Sabtu, 21 Mei 2022 - 21:17 WIB
Militer Rusia pada Sabtu mengeklaim telah menghancurkan pasokan utama senjata Barat di wilayah Zhyto...
 Dubes Heri resmikan Masyarakat Ilmuwan dan Diaspora Rimbawan Indonesia di Jepang
Sabtu, 21 Mei 2022 - 20:24 WIB
Duta Besar Republik Indonesia ((Dubes RI) untuk Jepang dan Federasi Mikronesia Heri Akhmadi meresmik...
InfodariAnda (IdA)